Kesunyian Adam
2 Juni 2011 pukul 4:48 am | Ditulis dalam Untaian Kata Hati | Tinggalkan komentarKaitkata: doa, munajat
Kini kutahu kesedihan sang Adam
Betapa merananya dia didalam surga sana
Meski berada diantara kenikmatan surga yang tak berhingga
Dia terkadang duduk termenung bersama kebahagiaannya
Bagaimanapun sang Adam adalah makhluk pewaris yang tercipta
Dari Kasih Tuhan Yang Maha Penyayang
Dia butuh teman tuk melengkapi dan berbagi rasa kebahagiaan di surganya
Betapa tidak karena ketidaktahuan sang Adam
Dia pun berontak pada Tuhan mengapa ada lubang di hatinya
Tetapi Tuhan Maha Bijaksana
Allah sudah menciptakan sang Eva tuk menemani Adam
Tinggal masalah mempertemukan mereka saja
Adam dan Eva
Sebelum Adam menyentuh Eva
Sang Gabriel menyela keduanya
Tidak diijinkan bersatunya mereka oleh Tuhan
Kecuali adanya mahar yang diberikan sang Adam kepada Eva
Dan mahar pun hanya terucap oleh lidah
Mahar itu adalah Shalawat atas Baginda Nabi Muhammad SAW
Dan sempurnalah kebahagiaan mereka di surga
“Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad”
Ya, Begitulah diriku, tak jauh beda dengan kisah sang Adam
Karena aku adalah anak Adam yang mewarisi sifat-sifat fitrahnya
Yang butuh teman untuk mengisi kekosongan jiwa
Kosong akan kasih sayang dari sentuhan kelembutan
Sentuhan lembut dari diri dan hati sang Wanita
Aku sudah tak bisa menyembunyikan rasa ini
Aku sudah tak dapat berbohong pada diriku sendiri
Dan lagi, raga ini mulai meminta haknya tuk dituruti
Ya Allah, ampuni hambaMua yang lemah ini
Semakin kupendam semakin mengeruak dalam ke dasar hati
Jika ku biarkan rasa itu melayang tak terhenti
Tak ayal lagi diriku kini sangat bersedih
Karena saat ku butuh, dia tak berada disisi
Tak bisa kubiarkan jiwa dan ragaku lunglai seperti ini
Ikhtiar, doa, dan tawakal adalah bagian masa mencari
Bukan aku menolak ketetapan Pena Ilahi
Tetapi diwajibkan atasku tuk melakukan usaha-usaha suci
Berbekal sholawat terlantun di lidah dan di hati
Semoga usahaku mendapat Ridho Ilahi Rabbi
“Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad”
salam hangat,
hadhiee
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.


